Tampilkan postingan dengan label desain interaksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain interaksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Mei 2009

Identifikasi kebutuhan (needs) dan penetapan persyaratan (requirements) dalam Desain Interaksi

Kita perlu melakukan identifikasi kebutuhan ini karena dengan ini kita dapat memahami lebih banyak tentang users, tugas-tugasnya, dan konteks pengerjaannya, dan juga dapat membantu dalam pembuatan persyaratan desain yang sesuai.

Ini dilakukan melalui tahapan :
- Pengumpulan data
- Analisa data
- Penentuan persyaratan desain

Tahapan ini merupakan tahapan penting dalam pembuatan desain, karena sering sekali ditemui kekurangan dalam pengerjaannya oleh sebab pemahaman yang belum cukup terhadap permasalahan yang dihadapi.

Penentuan persyaratan
Harus dapat menjelaskan apa saja yang diinginkan dan diperlukan oleh user. Untuk itu diperlukan adanya proses klarifikasi, perbaikan, penentuan kelengkapan, dan ruang lingkup. Sebagai masukannya dapat berupa dokumen persyaratan dan keluarannya adalah ketetapan persyaratan.

Terdapat bermacam-macam persyaratan yang dapat dihasilkan :
- Fungsional : menjelaskan tentang apa saja yang dapat dilakukan oleh sistem
- Non fungsional : dapat berupa ukuran memori, jangka waktu respon.
- Data : data apa saja yang perlu disimpan dan bagaimana penyimpanannya.

Jika dilihat dari ruang lingkup / konteks dari aplikasinya :
- Fisik : menggambarkan kondisi fisik seperti pencahayaan, keramaian, suhu, kelembaban, dan lainnya.
- Sosial : memperhatikan tentang privasi user, bagaimana melakukan sharing data melalui media dan jangkauan area yang luas.
- Organisasional : menjelaskan alur informasi dari atasan terhadap bawahan (hirarki dan struktur komunikasi), dukungan user, infrastruktur dan kemungkinan adanya pelatihan.

Dari sisi user :
- Karakteristiknya dapat berupa kemampuan, latar belakang, kebiasaan dalam menggunakan komputer
- Penggunaan sistem : tergolong pemula, menengah atau mahir

Dari sisi usabilitasnya :
- Kemampuan belajar, penerimaan, fleksibilitas, dan kebiasaan.

Terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data :
- Questionnaires
berisikan sekumpulan pertanyaan yang telah disusun sedemikian rupa sehingga dapat memperoleh informasi yang diharapkan dengan kemampuan untuk menilai secara kuantitatif ataupun kualitatif tergantung dari kasus yang dihadapi dan dapat dibuat dalam bentuk pertanyaan yes/no, pilihan jawaban, ataupun komentar.
- Interviews
dengan teknik ini memungkinkan kita untuk menggali informasi/isu-isu kepada seorang user secara terstruktur, semi ataupun tidak, baik formal ataupun non, dengan waktu yang cenderung bebas dan biasanya pembicaraan terjadi pada dua orang.
- Workshop / pembentukan tim khusus
teknik yang baik digunakan untuk memperjelas area permasalahan dengan banyaknya masukan dan sudut pandang yang diberikan
- Pengamatan alamiah
teknik yang mengajak pengamat untuk ikut masuk ke dalam sistem dan mengamati kinerjanya secara langsung. Etnografi merupakan salah satu contohnya.
- Mempelajari dokumentasi yang ada
dengan teknik ini kita dapat memperoleh informasi berupa berbagai prosedur dan aturan yang ada pada sistem termasuk juga mengenai latar belakangnya.

Pemilihan teknik-teknik diatas dapat ditentukan dengan melihat beberapa faktor berikut :
- Waktu pengamatan, level dari detil informasi, dan resiko yang harus ditanggung.
- Pengetahuan yang diperlukan oleh analis.


Analisa dan interpretasi data
Kegiatan dimulai segera setelah pengumpulan data selesai. Dengan pendekatan yang berbeda akan membentuk elemen-elemen yang berbeda juga, sebagai contoh: kelas diagram digunakan untuk pengembangan sistem berlandaskan pemrograman berorientasi obyek (OOP), diagram relasi entitas (ERD) digunakan untuk alur data yang padat.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan :
- Pembuatan skenario : untuk menjelaskan narasi dari sistem secara formal ataupun informal
- Use case : menjelaskan detail interaksi antara user dengan sistem

Task analysis
Digunakan untuk menginvestigasi situasi yang dijalani oleh sistem saat ini. Teknik yang banyak digunakan adalah model Hierarchical Task Analysis (HTA), yang pembahasannya dimulai tujuan yang akan dicapai kemudian membentuk tugas-tugas besar yang perlu dilakukan, dari tugas besar/utama kemudian dibagi-bagi ke dalam tugas-tugas kecil.

Proses dalam Desain Interaksi

Terdapat dua sisi pengertian yang dapat digunakan terkait dengan desain interaksi :
- Sebagai suatu proses untuk mencapai suatu tujuan dengan pencarian berbagai solusi melalui ruang lingkup sistem, materi, biaya dan kemungkinan penyelesaiannya (feasibilitas), sebagai wujud kreativitas dan pengambilan keputusan untuk menyeimbangkan trade-off
- Sebagai representasi suatu perencanaan pengembangan yang berisikan sekumpulan elaborasi alternatif dan suksesif.

Empat kegiatan utama dalam desain interaksi :
- Identifikasi kebutuhan dan persyaratan sistem
- Pengembangan desain alternatif (desain konseptual dan fisikal)
- Membuat versi interaktif dari desain yang dihasilkan
- Mengevaluasi desain (usabilitas dan user experience)

Tiga karakter utama dari keempat kegiatan diatas yang perlu diperhatikan :
- Terfokus pada users dan evaluasi artifak
- Identifikasi, dokumentasi dan kesepakatan terhadap usability yang telah ada dan tujuan dari user experience
- Adanya perulangan dalam desain karena perlunya bereksplorasi terlebih dahulu terhadap desain yang ada terkait dengan user
Ada teknik yang dapat digunakan untuk memilih dari sekian banyak solusi yang ada, diantaranya :
- Mengavaluasi desain bersama user
- Feasibilitas teknik
- Quality threshold, tujuan usabilitas yang penilaiannya menggunakan kriteria usabilitas.

Lifecycle model
Menunjukan kaitan antara keempat aktivitas yang ditunjukan diatas, dimana ia sebagai alat manajemen, penyederhanaan realitas.
Model desain interaksi yang sederhana


Bentuk model waterfall


Lifecycle untuk RAD


Model spiral
Dengan fitur utamanya sebagai analisa resiko, prototyping, iterasi dalam pengembangan untuk menguji, dan mendukung adanya solusi alternatif. Model ini sangat baik digunakan untuk proyek berskala besar dan kompleks namun bukan untuk proyek kecil.


Model lifecycle star
Dengan fitur utamanya: evaluasi dilakukan pada acara utama, tidak perlu adanya pengurutan dalam pemrosesan kegiatan yang dilakukan.

Model star
Fitur utama yand dimiliki adalah rekayasa usabilitas, pendekatan rekayasa engineering, penentuan persyaratan, desain, evaluasi dan prototyping, dapat digunakan untuk proyek kecil, dan memiliki panduan untuk mencapai usabilitas yang diharapkan.

Senin, 13 April 2009

The GIMP


The GIMP merupakan salah editor gambar yang juga terkenal terutama bagi pengguna linux. Terdapat beberapa penilaian interaksi yang dapat dilakukan disini :
- Desain antarmuka yang memisahkan antara setiap windownya baik toolbox, navigation bar, dan lainnya memberi kebebasan setiap user untuk menentukan sendiri aturan penempatan window yang mereka sukai. Namun, disisi lain desain seperti ini saat bekerja juga akan banyak menghalangi mata saat memproses obyek gambar yang ada, yang terjadi apabila gambar yang diproses besar. Seperti contoh diatas terlihat bahwa area gambar yang besar ini juga mengambil tempat dibelakang toolbox yang ada. Solusi yang dapat digunakan adalah dengan membuat setiap window berdekatan dan memanfaatkan fasilitas zoom untuk mengatur besar kecilnya gambar.

Pengaturan window yang menempatkan tiap window berdekatan.

- Fasilitas zoom yang dimiliki juga memiliki banyak fitur dimana kita dapat memilih untuk mengatur pembesaran gambar menggunakan slider, ataupun menggunakan beberapa tombol yang ditempatkan dibawah slider sebagai beberapa pilihan opsi untuk zoom. Permasalahan akan timbul saat user ingin menentukan pembesaran tertentu ia harus berpindah ke bagian window gambar untuk mengakses fitur ini. Ini masih bisa lebih efisien jika dalam fitur zoom ini juga disertakan text box sehingga user bisa langsung memasukkan nilai pembesaran yang diinginkan.

Fasilitas zoom The GIMP

Fasilitas zoom yang ada pada area gambar.

- Fasilitas pengaturan warnanya baik opsi untuk menentukan warna sendiri menggunakan text box juga disediakan sehingga akan mempercepat proses editing, dan juga terdapat berbagai jenis pilihan warna yang diberikan seperti warna RGB, CMYK, Watercolor, Wheel, Palette, dan Scales.

Fasilitas color dari The GIMP

- Pada window untuk membuka file kita dapat memiliki beberapa cara untuk dapat mengakses file yang dimaksud, dengan menggunakan fitur Location dengan mengetikan lokasi file, atau pemilihan Places menggunakan klik mouse.

Fasilitas open image The GIMP

- Constraints yang dimiliki juga baik, dimana setiap komponen yang tidak dapat diakses akan dinyatakan dalam bentuk abu-abu (nonaktif), sedangkan untuk komponen yang dapat diakses dinyatakan dalam bentuk tulisan tampak (aktif).

Penerapan constrain oleh The Gimp

Posisi pixel tidak aktif saat kursor berada diluar gambar.

Posisi pixel aktif saat kursor berada dalam area gambar.

- Adanya pemberian feedback untuk setiap kegiatan yang dilakukan oleh user.

Pemberian feedback setiap event yang diberikan oleh user.


Secara keseluruhan beberapa poin berikut memberikan penilaian terhadap aplikasi ini, range nilainya berkisar antara 1-5, dimana nilai tertinggi adalah 5 untuk poin sangat baik.


Usability

Secara keseluruhan usabilitynya memiliki persentase 96.7 %.
- Effective to use : 5
Setiap operasi yang akan dilakukan jelas dinyatakan dalam langkah-langkah sesuai urutan yang ada. Contoh, apabila akan menyeleksi bagian gambar, pilih tool seleksi (rectangle ataukah ellipse) dan pilih area gambar. Demikian juga saat akan memberikan efek pada gambar,langkah-langkah umum yang dapat dimengerti dapat langsung dilakukan, pilih area gambar yang akan diberikan efek menggunakan tool seleksi, pilih menu efek yang akan diberikan pada menu filter, atur filter dan tunjukan hasilnya. Tidak adanya langkah-langkah tambahan yang perlu dilakukan sehingga dapat dikatakan efektif.

- Efficient to use : 4
Seperti dijelaskan diatas terdapat beberapa poin yang menjadikan proses editing gambar menggunakan The Gimp memiliki efisiensi yang cukup baik, dimana pengaturan layout window-window yang ada perlu mendapat perhatian lagi, juga untuk fitur zoom yang dimiliki. Namun, secara keseluruhan segala operasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.

- Safe to use : 5
Dalam penggunaannya karena dalam bentuk perangkat lunak, sehingga mampu memberikan keamanan bagi setiap usernya, termasuk juga bagi sistem perangkat keras yang dimiliki, karena penggunaan memori dari aplikasi ini termasuk kecil, kurang dari 100 M.
Penggunaan memori dari The GIMP
dilihat menggunakan fasilitas Task Manager dari Windows.




- Have good utility : 5
The GIMP memiliki banyak utilitas yang dapat digunakan selama proses editing gambar, seperti berbagai tool, filter, navigasi, zoom, pewarnaan yang beraneka ragam, animasi, skrip untuk membuat filter sendiri, dan lainnya.

- Easy to learn : 5
Kemudahan dalam mempelajari ini dapat dilihat dari berbagai petunjuk yang diberikan baik berupa tips pada setiap komponen dan umpan balik / ataupun pesan yang tampak yang diberikan saat kita memberikan event pada suatu komponen.
Tool healing setelah dipilih.

Pesan yang ditampilkan saat memilih tool Healing.

Pesan perbaikan yang diberikan saat penggunaan tool Healing tidak sesuai.

- Easy to remember how to use : 5
Dimana setiap komponen yang ada memberikan petunjuk dalam bentuk umpan balik baik berupa tips, ataupun perubahan warna. Adanya pengelompokan setiap komponen yang serupa seperti pengelompokan toolbar, tool color, navigation and zoom. Setiap komponen tersebut juga memiliki icon yang berasosiasi dengannya sehingga memudahkan dalam membedakan setiap operasi yang dapat dilakukan.



User experience

Dilihat dari sisi kepuasan (satisfy / enjoyable) maka aplikasi ini mampu memberikan user-nya banyak pilihan terutama untuk efek-efek gambar yang dimiliki dan mampu mengkustomisasi efek yang dipilih. Termasuk juga dengan beragamnya dukungan terhadap format-format gambar lainnya termasuk yang dimiliki oleh Photoshop.
Adanya kemungkinan untuk mengkustomisasi setiap efek yang diberikan akan mampu mendukung kreativitas (supportive of creativity) dalam editing gambar. Termasuk juga dengan dukungan script efek yang memungkinkan user untuk membuat efek baru (exciting).
Dengan dokumentasinya yang lengkap mampu memberikan banyak jawaban atas berbagai permasalahan yang dialami oleh user (helpful).
Kesan menggangu (annoying) dari The GIMP ditemui saat akan mengedit gambar yang besar hingga memenuhi keseluruhan layar, karena pandangan pada gambar akan tertutupi oleh window-window lainnya.
Secara keseluruhan aplikasi ini dapat dikatakan menyenangkan untuk digunakan dengan melihat faktor-faktor diatas.