Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Juni 2008

Pengemis Dilarang Masuk!!!


sebuah gambaran mengenai semakin kecilnya rasa persaudaraan di bangsa ini. Hampir disetiap pusat perdagangan di indonesia saat ini terpampang tulisan tersebut. Sungguh memprihatinkan bukan. Besarnya sebuah bangsa seharusnya digambarkan tidak dengan semakin majunya teknologi yang ia gunakan, melainkan seberapa eratnya hubungan keterikatan oleh karena merasa sebagai bangsa yang senasib dan sepenanggungan. Bukankah ini yang menjadi alasan kemanusiaan mengapa bisa ada negara. Walaupun mungkin banyak saat ini kita jumpai mereka yang tidak mampu bersaing baik dalam bidang ekonomi maupun bidang materi lainnya menjadikan mereka hanya bisa meminta-minta untuk bisa bertahan hidup... Satu hal mungkin yang perlu digaris bawahi disini bahwa, mereka masih ingin Hidup>>> satu hal paling Indah dalam dunia ini adalah Kehidupan... semua orang sangat takut kehilangan kesempatan ini, tiada seorang pun. Hidup ini benar-benar singkat ya kawan... tiada yang akan tahu sampai kapan.. Dunia pun telah mengakuinya, dengan dibentuknya UNICEF, WHO, TPKRI, UNDP dan sebagainya.

Satu lirik lagu yang mungkin bisa membantu, yang diambil dari situs letsingit :

Switchfoot - Dare You to Move

Welcome to the planet
Welcome to existence
Everyone's here
Everyone's here
Everybody's watching you now
Everybody waits for you now
What happens next?
What happens next?

I dare you to move
I dare you to move
I dare you to lift yourself up off the floor
I dare you to move
I dare you to move
Like today never happened
Today never happened before

Welcome to the fallout
Welcome to resistance
The tension is here
The tension is here
Between who you are and who you could be
Between how it is and how it should be

I dare you to move
I dare you to move
I dare you to lift yourself up off the floor
I dare you to move
I dare you to move
Like today never happened
Today never happened

Maybe redemption has stories to tell
Maybe forgiveness is right where you fell
Where can you run to escape from yourself?
Where you gonna go?
Where you gonna go?
Salvation is here

I dare you to move
I dare you to move
I dare you to lift yourself up off the floor
I dare you to move
I dare you to move
Like today never happened
Today never happened
Today never happened

Today never happened before

Kamis, 17 April 2008

Garuda, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, dan Tuhan Maha Pencipta Perbedaan

Tidak sedikit juga yang mengatakan bahwasanya inspirasi Sultan Hamid II mengenai penggunaan burung Garuda sebagai lambang negara diangani oleh Cerita Dewa Wisnu dengan Garuda sebagai kendaraannya, yang dalam teologi Hindu digambarkan bahwa Garuda disana digunakan sebagai lambang penyelamat kehidupan umat Manusia dibumi, karena sesuai dengan fungsi dari Dewa Wisnu sebagai penyelamat dan perawat alam semesta ini.

Bung Karno mengatakan pada Sultan Hamid II, bahwa lambang negara seharusnya mampu menggambarkan karakter bangsa Indonesia yang paling mendasar. Oleh karena itulah, maka pada lambang Garuda disertai Deskripsi mengenai Pancasila dan juga moto Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu burung Garuda itu juga didesain untuk “menyimpan” kenangan tanggal Indonesia untuk pertama kali menyatakan kemerdekaannya, yakni tanggal 17 bulan 8 tahun 45.

Hampir semua negara yang hidup dalam perbedaan menggunakan moto yang mencirikan kebhinekaan, contohnya saja Amerika, negara yang terdiri dari berbagai budaya, karakter dan agama ini memiliki moto yang serupa, yakni “e pluribus unum”. Disamping itu, kalau kita menyadari selama ini bahwa Tuhan sendiri menggunakan prinsip ini dalam menciptakan dunia ini. Dimana tidak akan pernah ditemui dalam sejarah bahwa Tuhan menciptakan dua makhluk sejenis yang benar-benar sama, pasti akan ada dihasilkan perbedaan, sekecil apapun itu.

Kalau Tuhan saja bisa menghargai perbedaan bukankah makhluk ciptaannya juga harusnya bisa... ini mungkin satu pertanyaan besar mengpa bangsa ini sampai hari ini belum bisa benar-benar merdeka, selain mendapat berbagai penjajahan mental kita juga banyak dijajah oleh pemikiran sempit yang sering kali menghampiri kita. Hidup selalu... Jaya Indonesia...

Inspirasiku :
Tulisan mas Enda Nasution mengenai Garudan dan Garuda dan tanggapan dari teman-temannya yang setia. Terima kasih mas Enda. http://enda.goblogmedia.com/garuda-dan-garuda.html.